Pengertian
Tarif progresif adalah sistem tarif pajak yang naik bertingkat. Penghasilan kena pajak dibagi per lapisan, lalu tiap lapisan dikenai persentase yang berbeda. Makin besar penghasilan kena pajak, makin tinggi persentase untuk bagian di atasnya. Karena itu, tarif efektif seseorang selalu lebih kecil dari tarif tertinggi yang ia lewati.
Lapisan tarif mengikuti ketentuan pajak penghasilan orang pribadi sebagaimana dirujuk DJP. Batas lapisan dan persentasenya dapat berubah, jadi cek ketentuan terbaru.
Rumus
Cara menghitung
- Tentukan penghasilan kena pajak setahun.
- Hitung bagian pada lapisan pertama, sampai Rp60 juta, lalu kalikan 5%.
- Hitung bagian di lapisan berikutnya dengan tarif lapisan tersebut.
- Jumlahkan semua lapisan untuk mendapatkan pajak setahun, lalu bagi 12 untuk PPh 21 bulanan.
Contoh perhitungan
Penghasilan kena pajak setahun Rp59.094.000 hanya berada di lapisan 5%. Pajak = 5% × Rp59.094.000 = Rp2.954.700 setahun, atau Rp246.225 per bulan. Contoh lain, penghasilan kena pajak Rp300.000.000: Rp60.000.000 pertama kena 5% (Rp3.000.000), Rp190.000.000 berikutnya kena 15% (Rp28.500.000), dan Rp50.000.000 sisanya kena 25% (Rp12.500.000). Totalnya Rp44.000.000 setahun.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mengalikan seluruh penghasilan dengan tarif tertinggi yang dilewati. Tarif hanya berlaku untuk bagian di dalam lapisannya.
- Lupa membagi pajak setahun dengan 12 saat menghitung PPh 21 bulanan.
- Menganggap tarif efektif sama dengan tarif lapisan tertinggi. Tarif efektif selalu lebih rendah karena lapisan bawah tetap dikenai tarif kecil.
Pertanyaan umum
Berapa tarif tertinggi pajak penghasilan orang pribadi?
Dalam kalkulator ini, lapisan tertinggi adalah 35% untuk bagian di atas Rp5 miliar setahun. Cek ketentuan terbaru karena tarif dapat berubah.
Apakah kenaikan gaji sedikit membuat seluruh pajak naik banyak?
Tidak selalu. Kenaikan hanya dikenai tarif pada bagian yang masuk lapisan baru, sehingga dampaknya lebih kecil dari yang dibayangkan.
Apakah tarif progresif sama dengan TER?
Tidak sama. Tarif progresif dihitung dari penghasilan setahun, sedangkan TER adalah tarif efektif bulanan yang dipakai pemberi kerja.